Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Jenis-Jenis Minyak yang Digunakan Untuk Memasak

Minyak adalah salah satu bahan paling penting untuk masak. Sekarang banyak pilihan minyak yang bisa dipergunakan. Bahkan, untuk mendapatkan satu produk tersebut saat ini sangatlah mudah. Hampir disetiap semua swalayan sudah menyediakan produk tersebut, tetapi tidak semua minyak bisa memberikan kualitas yang sehat dan baik. 

Ada salah satu orang ahli yang mengutarakan mengenai pemikiran jenis-jenis minyak. Untuk pemikiran yang sampai ini belum juga selesai adalah kandungan nutrisi di minyak tersebut. Saat ini banyak semakin banyak jenis minyak goreng yang bisa dipilih oleh kalangan masyarakat. 

Dengan hal tersebut juga membuat masyarakat semakin bingung akan memilih mana. Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai beberapa jenis-jenis minyak yang bisa dipergunakan untuk masak. 


Jenis-Jenis Minyak 

Ketika membicarakan mengenai minyak dalam kurun waktu sehari juga tidak akan ada habisnya. Akan tetapi, pada kesempatan kali ini akan dibahas beberapa jenis-jenis minyak yang dapat membantu dalam proses masak yaitu:


1. Avokad 

jenis-jenis minyak

Jenis minyak paling pertama ada Avokad. Untuk kandungan lemak yang tidak jenuh di dalam minyak tersebut bisa mencapai sampai dengan 70%. Ketika dibandingkan dengan minyak lain, Avokad mempunyai kandungan lemak jenuh sangat tinggi. 

Pada saat memasak anda bisa juga menggunakan jenis minyak satu ini. Akan tetapi untuk masalah harga, sangat mahal sekali. Bahkan mendapatkan minyak jenis tersebut sangat sulit. 


2. Kanola 

jenis-jenis minyak

Jenis-jenis minyak kedua adalah Kanola. Untuk kandungan minyak yang tidak jenuh juga sangat tinggi mencapai 62%. Sedangkan untuk kandungan lemak tak jenuh secara ganda juga setinggi 32%. Menariknya jenis minyak satu ini mempunyai kaya omega 3. 

Ada satu penelitian yang mengatakan bahwa, pada saat menggunakan minyak Kanola dapat membantu menurunkan semua jenis kolesterol. Selain itu dengan menggunakan Kanola juga bisa meredakan risiko terkena penyakit jantung.

Pada saat akan memasak jenis makanan apa saja, juga bisa menggunakan minyak tersebut. Untuk masalah harga masih dapat dijangkau dan ditemukan pada beberapa tempat. 


3. Kelapa

jenis-jenis minyak

Jenis minyak satu ini biasanya dijadikan sebagai pengganti dari mentega. Untuk kandungan warna di dalam minyak tersebut berwarna putih dan biasanya di bekukan pada kondisi suhu dingin. 

Sudah banyak dari kalangan masyarakat yang juga menggunakan jenis minyak yang satu ini. Hal tersebut disebabkan karena kandungan di dalam minyak jenis Kelapa sangat baik dan sehat. 

Akan tetapi untuk masalah kandungan lemak jenuh dari jenis minyak satu ini sangat tinggi, bisa mencapai dengan 92%. Kandungan lemak jenuh tersebut dapat langsung menaikkan kadar kolesterol di dalam tubuh manusia. 


4. Biji Anggur 

jenis-jenis minyak

Biji anggur kini tidak hanya dipergunakan untuk proses membuat minuman jenis anggur. Jenis-jenis minyak satu ini bisa dipergunakan apa saja, mulai dari memanggang sampai dengan sebagai tambahan membuat salad. 

Di dalam jenis minyak Biji Anggur terdapat lemak jenuh ganda sebanyak 71%. Sedangkan untuk lemak jenuh tunggalnya berada di 12%. Meski terbilang cukup tinggi, akan tetapi ada salah satu penelitian mengatakan bahwa banyak manfaat dari jenis minyak Biji Anggur. 


5. Zaitun 

jenis-jenis minyak

Ada salah satu negara yang mempunyai kehidupan pola sehat untuk menggunakan minyak jenis zaitun. Untuk jenis-jenis minyak ini biasanya dipergunakan untuk memasak. Aroma yang diberikan pada saat menggunakan minyak jenis ini lebih sedap. 

Sedangkan dibandingkan dengan jenis minyak lain, untuk minyak zaitun sangat sehat dan tidak bisa dikalahkan. Kandungan lemak jenuh tunggal dari minyak jenis tersebut mencapai 77%. Menariknya lagi di dalam minyak tersebut juga terdapat kandungan zat antioksidan atau sering disebut dengan polifenol. 


6. Kacang Tanah 

jenis-jenis minyak

Kacang tanah juga menjadi jenis-jenis minyak yang mempunyai kandungan lemak tunggal sangat tinggi. Untuk kandungan minyak tunggal bisa mencapai dengan 49%. Sedangkan untuk lemak jenuh asli nya bisa mencapai 18%. Pada saat akan menggunakan satu jenis minyak tersebut, sangat disarankan untuk sedang berada di suhu tinggi. 


7. Wijen 

jenis-jenis minyak

Banyak dari kalangan masyarakat di Asia yang menggunakan jenis-jenis minyak wijen. Masalah kandungan lemak tidak jenuh ganda dan tunggal sangat tinggi sampai dengan 46%.

Sangat disarankan pada saat akan menggunakan minyak jenis ini hanya dijadikan sebagai kombinasi saja. Sedangkan untuk lemak jenuh aslinya hanya berada di angka 14% saja.

Semua jenis minyak yang sudah disebutkan diatas, dirasa sangat baik ketika dipergunakan dalam kegiatan memasak. Akan tetapi, anda juga disarankan menggunakan jenis-jenis minyak sesuai dengan kebutuhan saja. 

Tentunya semua jenis-jenis minyak diatas juga mempunyai harga yang berbeda-beda. Sehingga anda juga kembali lagi memakai sesuai dengan kondisi budget. Jangan sampai memilih jenis minyak yang membuat anda merasa terbebani. 

Nah, itu dia penjelasan mengenai jenis-jenis minyak. Diharapkan dengan penjelasan diatas dapat membantu kalangan masyarakat yang sedang bingung memilih jenis minyak untuk memasak.