Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Makanan dan Oleh Oleh Khas Bali Enak

Selain dikenal sebagai tempat wisatanya yang ikonik dan banyak dikunjungi wisatawan, Bali juga memiliki kekhasan sendiri pada kulinernya. 

makanan dan oleh-oleh khas bali

Mayoritas warga Bali yang menganut kepercayaan Hindu dan Buddha sedikit banyak ikut mempengaruhi kuliner tradisional Bali yang diwariskan secara turun-temurun. Kualitas makanan asal Bali memiliki komposisi bahan cita rasa, dan aroma yang baik, serta tempat makanan di bali yang disajikan sesuai porsi dan harga. 

Kuliner di Bali diharapkan mampu bersaing dengan kuliner internasional lainnya, sehingga tidak hanya wisata bahari yang berkembang melainkan wisata kuliner pula. Adapun berikut merupakan top 9 makanan dan oleh-oleh khas bali yang dapat dicoba oleh para wisatawan yang hendak bertandang ke Pulau Seribu Pura ini.

1. Ayam Betutu

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @ourkitchen97

Salah satu makanan khas Pulau Dewata yang menjadi incaran para pemburu kuliner ialah ayam betutu. Makanan berbahan dasar daging ayam atau bebek ini pada umumnya dimasak menggunakan bumbu lengkap dengan rasanya yang kuat di lidah masyarakat. Daging ayam atau bebek ditumis bersamaan dengan pencampuran bumbu lengkap seperti halnya bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kemiri, kencur, kunyit, jahe, lengkuas, pala, ketumbar, merica, gula aren, terasi, daun jeruk, garam, minyak kelapa, dan base wange. 

Kini, makanan betutu telah ditetapkan dalam Warisan Budaya Takbenda (WBTB) milik Indonesia. Ayam betutu kuah dapat disajikan dengan tingkatan pedas sesuai selera konsumen. Adapun bahan baku ayam betutu terdapat dua jenis berdasarkan asalnya, yakni ayam betutu Gilimanuk dan ayam betutu Gianyar. Kedua jenisnya terdapat perbedaan dari segi rasa, di mana ayam betutu Gilimanuk terasa lebih pedas dengan sajian cabai rawit yang lumayan banyak.

2. Sate Lilit

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @taliwangbali

Selain ayam betutu, sate lilit juga memiliki tempat tersendiri di selera pengunjung. Makanan berbahan dasar daging babi atau ikan laut ini menggunakan campuran bumbu yang ditusukkan pada pelepah kelapa. Umumnya bumbu yang digunakan dalam menciptakan cita rasa serta aroma khas pada sate lilit antara lain bawang putih, bawang merah, garam, ketumbar, cabai, daun jeruk, merica, dan kunyit.

Proses pemasakan sate lilit dibakar di atas arang hingga daging berwarna kecokelatan dan teksturnya lembut. Sate lilit memiliki aroma khas rempah-rempah dari Bali yang sangat menggugah selera. Hingga saat ini, sate lilit menjadi pilihan utama untuk kuliner Bali yang memiliki banyak penggemar.

3. Nasi Jinggo

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @warungkayumanisbali

Bagi wisatawan yang ingin menikmati nasi khas bumbu Bali, nasi jinggo adalah pilihan yang tepat sebagai wisata kuliner. Nasi jinggo sendiri merupakan nasi putih dengan porsi sekepalan tangan yang dilengkapi dengan lauk-pauk serta sambal. Lauk-pauk tersebut di antaranya yaitu serundeng, ayam suwir, dan sambal goreng tempe.

Semakin berkembangnya era, nasi jinggo kini telah dikreasikan lauk-pauknya guna menambah nilai gizi masyarakat. Beberapa di antara produsen nasi jinggo di Pulau Dewata menambahkan lauk-pauk seperti halnya telur, daging sapi, mie goreng, dan sayuran.

4. Rujak Buleleng

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @enak_di_bali

Wisatawan yang bertandang ke Bali, khususnya daerah Buleleng ketika matahari menyengat dengan teriknya sangat cocok apabila digunakan untuk wisata kuliner menikmati rujak buleleng yang memiliki cita rasa segar, asam manis, nan pedas. Rujak buleleng sendiri merupakan kumpulan buah yang telah dipotong-potong kecil dan disiram dengan bumbu rujak khas Buleleng. Yang membedakan antara rujak buleleng dengan rujak pada umumnya adalah terletak pada bahan pisang batu yang digunakan.

Ya, pisang batu dipasang pada rujak buleleng guna menambat cita rasa sepat ketika rujak diuleg. Bumbu rujak buleleng terbuat dari campuran gula aren khas buleleng, garam, terasi, cuka, serta cabai rawit. Olahan ini sangat layak untuk dicoba saat bertandang ke daerah Buleleng karena cukup sulit untuk ditemukan di daerah Bali lainnya.

5. Tipat Cantok

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @foodbali

Satu lagi makanan khas Bali yang sangat direkomendasikan untuk dicoba ketika tengah kulineran. Adalah tipat cantok atau dikenal sebagai ketupat yang disajikan bersama sayuran dan disiram dengan bumbu kacang. Meskipun tanpa nasi, penikmat tipat cantok akan tetap merasa kenyang dengan sajian lontong yang diberikan.

Cita rasa tipat cantok hampir mirip seperti gado-gado, namun pada tipat cantok dibarikan perasan jeruk limau untuk menambah aroma kesegaran. Pada tipat cantok sayuran yang digunakan seperti kecipir, kangkung, kacang panjang, serta kecambah. Penyajian bagian atasnya diberikan bawang goreng dan juga kacang mentik.

6. Pie Susu

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @dwellbymichelle

Selain kuliner khas, tidak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh khas Bali untuk keluarga di rumah. Oleh-oleh khas Bali yang sangat populer dan dikomersilkan secara luas yaitu pie susu. Pie sendiri berasal dari makanan yang terdiri dari kulit kue kering dengan isian beraneka ragam dan sesuai selera produsen. Isi pie pun pada umumnya beragam seperti halnya daging-dagingan, buah, keju, cokelat, sayur, kacang, dan sebagainya. 

Pie susu merupakan camilan ringan dengan ukuran kecil hingga sedang berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 7 cm. Pie susu memiliki aroma khas dan isian bagian tengahnya dari susu, adapun bahan-bahannya terdiri atas terigu, gula pasir, mentega, dan telur yang dicampur menjadi adonan. Masyarakat Bali umumnya menyajikan pie susu sebagai makanan penutup untuk jamuan tamu.

7. Pia Legong

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @pialaqu

Mendengar kata Legong identik dengan penari Legong dari Pulau Dewata. Identitas daerah ini nampaknya tidak disia-siakan oleh masyarakat lokal Bali untuk menghasilkan pundi-pundi uang. Adalah pia legong yang dikomersilkan bagi pengunjung sebagai oleh-oleh khas Bali. Pada kemasan pia ini terdapat ilustrasi penari legong yang membedakan daripada merek pia dari daerah lainnya.

Demi menjaga kualitas produknya, pia legong hanya diproduksi dalam jumlah terbatas. Pia legong pun hanya memiliki 3 variasi rasa yang ditawarkan untuk konsumen. Variasi rasa tersebut di antaranya kacang hijau, keju, dan cokelat.

8. Kacang Disco

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @krisnaoleholehbali

Oleh-oleh selanjutnya yang dapat dijadikan pilihan bagi wisatawan adalah kacang disco. Kacang disco memiliki cita rasa yang gurih dan kaya akan omega 3, bahkan penjualan kacang disco berhasil menempati peringkat kedua setelah kacang asin di tempat penjualan oleh-oleh khas Bali. Camilan ringan berbahan dasar kacang tanah ini memiliki bentuk fisik yang hampir menyerupai kacang telur.

Hanya saja yang membedakan adalah terletak di cita rasanya. Adonan kacang disco sendiri terdiri atas telur, bumbu, serta tepung sebagai pelapis. Variasi rasa yang ditawarkan kacang disco pun beraneka ragam rasa keju, pedas, manis, pedas-manis, ayam betutu, dan asin.

9. Kopi Kintamani

makanan dan oleh-oleh khas bali
IG @store_nouna

Bagi wisatawan pecinta kopi, tidak lengkap rasanya apabila tidak mengeksplor varian kopi dari berbagai daerah. Salah satunya adalah kopi kintamani khas Bali, kopi yang telah populer hingga di kancah internasional. Kopi kintamani termasuk jenis kopi arabika dengan tingkat keasaman yang rendah.

Adanya rasa fruity di perpaduan kopi kintamani menciptakan cita rasa tersendiri daripada kopi umumnya. Taste jeruk akan terasa di lidah penikmat kopi kintamani ketika mencicipi. Proses roasting pada kopi kintamani dilakukan secara tradisional dan tidak memerlukan peralatan modern.

Inilah makanan dan oleh oleh khas bali yang wajib di coba dan di bawa pulang ketika mengunjungi bali. Semoga artikel ini bermanfaat.